Wednesday, July 22, 2026
HomeBeritaSolusi PSEL Bali Atasi Open Dumping dan Perubahan Iklim

Solusi PSEL Bali Atasi Open Dumping dan Perubahan Iklim

- Advertisement -
- Advertisement -

PSEL Bali: Solusi Strategis Mengatasi Sampah dan Dampak Lingkungan

Pengembangan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Pulau Bali dianggap sebagai langkah penting dalam penanganan sampah dan pengendalian dampak lingkungan. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari penumpukan sampah terbuka yang berpotensi merusak lingkungan.

Relevansi PSEL dalam Konteks Bali

Ketua Harian Perkumpulan Ahli Lingkungan Indonesia (IESA), Dr. Lina Tri Mugi Astuti, menekankan bahwa PSEL sangat relevan dengan kondisi saat ini di Bali. Terutama karena sistem pemilahan sampah yang belum optimal di sumber, sehingga metode penimbunan terbuka menjadi berisiko dalam melepaskan gas metana yang dapat berkontribusi terhadap perubahan iklim.

“Ketika dilakukan penimbunan terbuka, gas metana terlepas secara tidak terkendali dan berpotensi memberikan dampak negatif terhadap lingkungan. Berbeda halnya jika sampah dikelola melalui PSEL,” ujar Lina.

Teknologi yang Dipilih dan Isu Lingkungan

Meskipun terdapat beragam teknologi pengolahan sampah, seperti biogas dan pirolisis, teknologi insinerasi dipilih untuk percepatan pengolahan sampah skala besar di Bali. Namun, pengendalian emisi yang teruji menjadi kunci utama dalam menjaga operasional PSEL tetap ramah lingkungan.

Pentingnya penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang cermat dan sesuai dengan kondisi lokal juga menjadi sorotan Lina. Pengawasan lingkungan yang ketat dan audit berkala menjadi faktor penentu keberhasilan teknologi PSEL ini.

Di samping itu, Lina menegaskan bahwa PSEL harus tetap memperhatikan aspek ekonomi sirkular. Pengurangan sampah di sumber dan pengolahan di akhir harus dilakukan secara bersamaan. Kesadaran masyarakat dalam memilah sampah juga dipandang penting karena kualitas sampah dapat memengaruhi efisiensi energi yang dihasilkan dari PSEL.

“Perlu keseimbangan antara ekonomi sirkular di sumber dengan PSEL. Keduanya harus berjalan sejalan untuk menjamin keberlanjutan,” tambah Lina.

Selain aspek lingkungan, diharapkan proyek PSEL Bali juga mampu memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal termasuk dalam penciptaan lapangan kerja. Transparansi dalam tata kelola PSEL dari pengadaan hingga operasional menjadi hal yang penting agar para investor dapat beroperasi secara profesional dan mematuhi standar lingkungan yang telah ditetapkan.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer