Sunday, August 9, 2026
HomeBisnisPemerintah Mendorong 27 Ribu Mitra Warung Pangan Untuk Stabilisasi Harga

Pemerintah Mendorong 27 Ribu Mitra Warung Pangan Untuk Stabilisasi Harga

- Advertisement -
- Advertisement -






Pemerintah Dorong 27 Ribu Mitra Warung Pangan Bantu Stabilisasi Harga

Penguatan Warung Pangan untuk Stabilisasi Harga Pangan

Jakarta – Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, menjelaskan bahwa pemerintah tengah mendorong lebih dari 27 ribu mitra Warung Pangan sebagai upaya membantu menjaga stabilitas harga pangan di pasar tradisional. Hal ini diungkapkan dalam acara peluncuran Warung Pangan ID FOOD di Pasar Tebet Timur, Jakarta.

Warung Pangan Sebagai Instrumen Penting

Hanif menyatakan bahwa pemanfaatan jaringan Warung Pangan menjadi solusi efektif karena dapat memanfaatkan infrastruktur perdagangan yang sudah ada di berbagai daerah. Dengan lebih dari 27 ribu mitra Warung Pangan, diharapkan dapat menjaga harga pangan secara lebih efisien tanpa perlu menggelar operasi pasar secara masif.

Warung Pangan menjadi penting karena banyak pasar tradisional mengalami kendala dalam memperoleh pasokan langsung dari industri, sehingga rantai distribusi menjadi panjang dan harga pangan menjadi lebih tinggi di konsumen.

Penguatan Jaringan Warung Pangan

Sebagai BUMN holding pangan, ID FOOD didorong oleh pemerintah untuk memperluas jaringan Warung Pangan guna menjaga stabilitas harga berbagai komoditas, termasuk yang berkontribusi terhadap inflasi pangan. Diharapkan, Warung Pangan tidak hanya menstabilkan harga barang subsidi, tetapi juga barang-barang lain yang mempengaruhi inflasi.

Direktur Utama ID FOOD, Ghimoyo, menyatakan bahwa penguatan jaringan Warung Pangan merupakan upaya perusahaan untuk menjaga stabilisasi harga pangan melalui perdagangan aneka pangan, di luar barang subsidi. Melalui kemitraan dengan warung-warung pangan, diharapkan pasokan pangan dapat tersalurkan dengan harga kompetitif.

Mitra Warung Pangan

Mitra Warung Pangan akan mendapatkan harga pasokan tertentu dengan komitmen menjual kepada masyarakat sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Penguatan kemitraan ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan pangan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui harga yang lebih stabil.

Warung Pangan, yang merupakan aplikasi seluler hasil kerjasama antara PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dengan BUMN Klaster Pangan dan jaringan pemasok, telah menjangkau 108 kota dengan 27.438 mitra dan lebih dari 425 produk pangan.

Copyright © ANTARA 2026


Source link

Berita Terkait

Berita Populer