Polres Metro Jakarta Pusat Gencarkan Kampanye Cegah Kekerasan Terhadap Anak
Jakarta – Polres Metro Jakarta Pusat terus meningkatkan edukasi dan sosialisasi di sekolah serta Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) guna mencegah kekerasan terhadap anak. Langkah ini juga bertujuan untuk mendorong anak-anak agar berani melaporkan jika mengalami tindak kekerasan.
Kepala Satuan Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA/PPO) Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Rita Oktavia Shinta, menjelaskan bahwa melalui kegiatan ini, anak-anak diberikan pemahaman tentang batasan-batasan tubuh pribadi, cara mengenali bentuk kekerasan, dan proses pelaporan yang dapat diakses.
Kampanye “Berani Bicara, Kami Lindungi” dan “Lapor Bu”
Selain sosialisasi langsung, Polres Metro Jakarta Pusat juga melakukan kampanye dengan tema “Berani Bicara, Kami Lindungi” dan “Lapor Bu” untuk membangun kepercayaan diri anak-anak agar berani mengungkapkan jika menjadi korban kekerasan. Rita menegaskan pentingnya upaya ini karena masih banyak kasus kekerasan yang tidak dilaporkan karena berbagai alasan.
Menurut Rita, banyak anak yang enggan melaporkan kekerasan yang dialami karena takut akan ancaman dari pelaku, dampak psikologis, dan faktor ekonomi. Korban juga sering merasa bersalah, malu, atau bingung atas kejadian tersebut.
Tren Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Jakarta Pusat
Rita menyampaikan bahwa tren kasus kekerasan terhadap anak di Jakarta Pusat masih mengalami fluktuasi, namun jumlah laporan cenderung meningkat. Kasus kekerasan fisik dalam rumah tangga (KDRT) masih menjadi yang paling banyak ditangani, diikuti oleh kekerasan seksual dan kekerasan psikis.
Ia juga mengajak anak-anak untuk tidak takut melapor jika menjadi korban kekerasan. Polisi siap untuk melindungi dan menjaga mereka serta menegaskan bahwa mereka tidak salah.
Sumber: ANTARA


