Tuesday, September 8, 2026
HomeBursaMenteri PU alokasi Rp100 miliar bantu NTT dalam tanggap darurat

Menteri PU alokasi Rp100 miliar bantu NTT dalam tanggap darurat

- Advertisement -
- Advertisement -

Menteri PU Alihkan Rp100 Miliar Untuk Penanganan Darurat Bencana di NTT

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengalokasikan dana sebesar Rp100 miliar dari anggaran Kementerian PU untuk penanganan tanggap darurat bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dody menyatakan bahwa situasi di NTT masih dalam keadaan tanggap darurat, sehingga penanganan harus dilakukan dengan cepat.

Alokasi Dana Darurat

Menurut Dody, pengalokasian dana darurat tersebut dilakukan dengan menggunakan dana eksisting yang ada di Kementerian PU. Hal ini dilakukan agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin. Dody juga menegaskan kesiapsiagaan Kementerian PU selama proses penanganan darurat dan pemulihan infrastruktur bagi masyarakat yang terdampak gempa di NTT.

Dalam situasi di mana akses jalan terputus, layanan air terhenti, sekolah tidak beroperasi, dan masyarakat kehilangan tempat tinggal, negara harus turut hadir dan bekerja untuk memulihkan kondisi masyarakat. Dody pun telah turun langsung ke Kabupaten Nagekeo untuk meninjau kondisi terkini masyarakat terdampak serta memastikan penanganan infrastruktur berjalan dengan lancar.

Upaya Pemulihan Infrastruktur

Upaya pemulihan infrastruktur pasca gempa bumi magnitudo 7,7 di NTT terus dipercepat. Dody telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mempercepat pendataan kerusakan dan penanganan infrastruktur yang terdampak. Kementerian PU melalui BPJN NTT telah bergerak cepat dengan mengerahkan personel dan peralatan guna membuka kembali akses yang terdampak oleh gempa.

Gempa bumi yang melanda Pulau Flores telah menyebabkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan. Langkah-langkah konkret telah diambil untuk memastikan infrastruktur tersebut dapat segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal. Semua ini dilakukan dalam upaya untuk menjaga kepentingan utama bangsa dan mengatasi kesulitan rakyat secepat mungkin.

Sumber: ANTARA

Source link

Berita Terkait

Berita Populer