Rupiah Melemah Jelang Pidato Ketua The Fed di Simposium Jackson Hole
Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu mengalami pelemahan tipis sebesar 2 poin atau 0,01 persen menjadi Rp17.725 per dolar AS dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp17.723 per dolar AS.
Menurut Analis mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuabi, kurs rupiah melemah menjelang pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di Simposium Jackson Hole pada Jumat mendatang.
Pidato di Simposium Jackson Hole Menjadi Sorotan
“Pidato Warsh di Jackson Hole dapat memberikan indikasi yang lebih jelas mengenai pandangan The Fed terhadap keseimbangan antara inflasi yang persisten dan prospek ekonomi secara keseluruhan,” ujar Ibrahim dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Warsh akan memberikan gambaran yang penting bagi para pelaku pasar karena diharapkan memberikan kejelasan terkait kebijakan yang akan diambil sebagai respons terhadap inflasi dan kondisi ekonomi.
Faktor Lain yang Mempengaruhi Pergerakan Rupiah
Selain itu, investor juga tengah memantau data Personal Consumption Expenditures (PCE) AS yang akan dirilis hari ini. Data PCE ini diharapkan dapat memberikan informasi tambahan mengenai kondisi ekonomi AS dan tekanan inflasi yang saat ini tengah terjadi.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga ikut mengalami pelemahan hari ini di level Rp17.717 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.703 per dolar AS.
Dengan berbagai faktor tersebut, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tetap menjadi perhatian utama para pelaku pasar dalam beberapa waktu ke depan.


