Program Pelatihan Fotografi dan Storytelling Dukung Pemulihan Ekonomi Aceh Tamiang
Banda Aceh – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf/Bekraf) memberikan pelatihan fotografi dan storytelling kepada masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi di daerah yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Direktur Penerbitan dan Fotografi Kemenekraf, Iman Santosa, menyampaikan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya tentang pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga melibatkan pemulihan semangat, kapasitas, dan produktivitas masyarakat secara keseluruhan.
Kegiatan “Cerita Pulih: Pelatihan Fotografi dan Storytelling”
Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan di WD Coffee, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, dengan diikuti oleh 70 peserta, termasuk fotografer dan videografer lokal. Peserta diberikan pembekalan kemampuan fotografi, storytelling, keterampilan menulis, serta pemahaman mengenai pemanfaatan platform digital dalam komersialisasi karya, seperti fotografi stok dan media sosial.
Iman Santosa menjelaskan bahwa ekonomi kreatif memegang peranan penting dalam proses pemulihan, dan melalui pelatihan ini, pengalaman masyarakat direkam dan diolah menjadi karya yang memiliki nilai ekonomi. Cerita tentang perjuangan masyarakat dalam menghadapi bencana dan membangun kembali hidup mereka memberikan nilai dan makna yang dalam.
Rangkaian Program Pemulihan di Daerah Terdampak
Program ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah terdampak. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Kabupaten Padang Pariaman, dan akan dilanjutkan di Kabupaten Tapanuli Selatan. Kemenkraf berkomitmen untuk memperkuat kapasitas, kreativitas, dan kemandirian ekonomi masyarakat setempat dalam proses pemulihan.
Asisten III Administrasi Umum Pemkab Aceh Tamiang, M Zein, menyatakan harapannya agar peserta dapat belajar dengan sungguh-sungguh dan menghasilkan produk yang menarik. Masyarakat Aceh Tamiang didorong untuk terus maju dan membangkitkan perekonomiannya, terutama melalui sektor UMKM.


