Wednesday, September 9, 2026
HomeFinansialMenkeu Berharap KSSK Tingkatkan Pemahaman Ekonomi Pasca Pengangkatan Gubernur BI Baru

Menkeu Berharap KSSK Tingkatkan Pemahaman Ekonomi Pasca Pengangkatan Gubernur BI Baru

- Advertisement -
- Advertisement -

Menteri Keuangan Dorong Peningkatan Instrumen Penilaian Pasca Pelantikan Gubernur BI

Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berharap instrumen penilaian kondisi ekonomi dan likuiditas pasar dapat disempurnakan melalui forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) agar lebih mencerminkan kondisi riil, seusai Bank Indonesia (BI) memiliki gubernur baru.

Purbaya mengungkapkan harapannya ini dalam menjawab pertanyaan wartawan tentang pentingnya koordinasi yang lebih dalam setelah pelantikan Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti. Menurutnya, KSSK perlu meningkatkan akurasi instrumen penilaian untuk kondisi ekonomi dan likuiditas pasar yang lebih tepat.

Menyikapi Tantangan Likuiditas Pasca Pelantikan Gubernur BI

Menyimak kondisi beberapa waktu lalu, Purbaya menyadari bahwa penilaian likuiditas di sistem perekonomian perlu diperbarui. Menurutnya, indikator seperti alat likuid terhadap non-core deposit (AL/NCD) dan alat likuid terhadap dana pihak ketiga (DPK) secara umum belum cukup memadai. Perbankan menghadapi tantangan likuiditas yang harus ditangani dengan lebih cermat.

“Itu antara lain yang mesti kita perbaiki. Jadi kita ingin mengembangkan tools-tools yang betul-betul melihat riil kondisi di lapangan,” ujar Purbaya dalam wawancara di Mahkamah Agung, Jakarta.

Sinergi antara OJK dan BI untuk Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi juga menyoroti pentingnya koordinasi yang lebih baik antara OJK dan BI melalui KSSK. Kerjasama dengan Kementerian Keuangan dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) diharapkan dapat semakin diperkuat.

Friderica menegaskan bahwa sinergi dalam menjaga stabilitas sistem keuangan harus melalui koordinasi kebijakan yang tetap menjaga independensi setiap lembaga terkait. Hal ini dilakukan untuk memastikan keberlangsungan stabilitas tanpa adanya kebijakan yang bertentangan.

Pelantikan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2026-2031 memberikan harapan baru bagi peningkatan kerja sama lintas lembaga dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan Indonesia. Semoga langkah-langkah yang diambil oleh para pemimpin baru ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi negara.

Pewarta: Rizka Khaerunnisa

Editor: Zaenal Abidin

Copyright © ANTARA 2026

Source link

Berita Terkait

Berita Populer