Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi mengingatkan bahwa potensi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan memasuki fase bearish setelah penerapan tarif impor oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Proyeksinya menunjukkan bahwa IHSG berpotensi melemah sebesar 2-3 persen pada Selasa (8/4), hari pertama perdagangan setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Ibrahim menjelaskan bahwa sentimen penerapan tarif impor oleh AS akan menjadi penyebab fase bearish IHSG. Indonesia sendiri sudah terpengaruh oleh biaya impor dari AS, sehingga perlawanan perlu dilakukan dengan menerapkan biaya impor yang sama terhadap AS. Rekomendasi lainnya adalah pemerintah bisa memberikan stimulus kebijakan dan menggunakan instrumen seperti Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) dalam pasar valuta asing domestik. Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan tarif universal dan timbal balik yang akan diterapkan pada berbagai negara. Tarif tambahan juga akan diberlakukan terhadap mitra dagang tertentu, termasuk Indonesia dengan tarif sebesar 32 persen. Upaya perlawanan dan stimulus pemerintah diharapkan dapat membantu Indonesia menghadapi dampak perang dagang yang terus berlanjut.







