Monday, March 9, 2026
HomeFinansialPernyataan The Fed yang Hawkish Picu Pelemahan Rupiah

Pernyataan The Fed yang Hawkish Picu Pelemahan Rupiah

- Advertisement -
- Advertisement -

Analisis nilai tukar rupiah dilakukan oleh Lukman Leong dari Doo Financial Futures mengindikasikan kemungkinan pelemahan rupiah setelah The Fed memberikan pernyataan yang lebih hawkish dalam pertemuan FOMC. Pada pertemuan itu, The Fed mempertahankan suku bunga acuan dalam kisaran 4,25-4,5 persen, sedikit lebih hawkish dari perkiraan sebelumnya. Keputusan ini diambil untuk mencapai lapangan kerja maksimal dan inflasi 2 persen dalam jangka panjang. Meskipun ada tekanan dari Presiden AS Donald Trump terhadap Gubernur The Fed Jerome Powell untuk menurunkan suku bunga, namun belum dilakukan karena meningkatnya risiko ekonomi dari inflasi dan pengangguran yang tinggi. Harapan positif juga muncul dari perundingan tarif antara China dan AS yang dapat membantu mengurangi pelemahan rupiah. Meskipun terdapat ketidakpastian seputar pengaruh tarif terhadap dolar AS, secara umum akan memberikan dampak positif bagi mata uang emerging market dalam jangka panjang. Dalam situasi ini, rupiah diprediksi akan berkisar antara Rp16.450-Rp16.660 per dolar AS.nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari Kamis pagi di Jakarta melemah sebesar 10 poin atau 0,06 persen menjadi Rp16.546 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.536 per dolar AS.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer