Wednesday, May 20, 2026
HomeLintas KotaTindakan Tegas: Parkir Liar Tanah Abang Dapat Diatur dalam 3 Hari

Tindakan Tegas: Parkir Liar Tanah Abang Dapat Diatur dalam 3 Hari

- Advertisement -
- Advertisement -

Masalah parkir liar di kawasan Tanah Abang kembali jadi sorotan setelah tarif yang dipatok para juru parkir ilegal disebut melambung hingga Rp100.000 untuk mobil dan Rp60.000 untuk sepeda motor. Di tengah ramainya arus belanja jelang Ramadhan dan Idul Fitri, praktik semacam ini dinilai bukan hanya memberatkan warga, tetapi juga memperparah kepadatan lalu lintas di salah satu pusat perdagangan tersibuk di Jakarta.

Pemprov DKI Klaim Penertiban Bisa Cepat

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyatakan optimistis persoalan parkir liar di Tanah Abang bisa diatur kembali dalam waktu tiga hari. Ia menegaskan pemerintah tidak memberi ruang bagi parkir liar di kawasan tersebut, apalagi kondisi Tanah Abang saat ini sedang sangat padat dan rawan macet.

Rano menyebut Satpol PP, polisi, dan TNI sudah ikut turun tangan. Menurut dia, penanganan cepat diperlukan agar situasi di lapangan tidak semakin semrawut dan masyarakat tetap bisa beraktivitas tanpa gangguan dari pungutan tak resmi.

Delapan Orang Diamankan Polisi

Di sisi lain, polisi telah menangkap delapan pria yang diduga preman berkedok jukir liar di Tanah Abang. Mereka disebut mematok tarif tidak wajar kepada pengendara yang parkir di sekitar lokasi. Setelah diamankan, para terduga pelaku dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, mengatakan langkah itu diambil untuk meredam isu viral sekaligus menjaga suasana tetap kondusif. Polsek, kata dia, bergerak cepat agar kabar tersebut tidak semakin meluas dan situasi keamanan di kawasan tetap terkendali.

Desakan Agar Ada Sanksi Tegas

Kasus ini juga memunculkan desakan dari legislatif agar para pelaku parkir liar diberi sanksi tegas. Penindakan dianggap penting bukan hanya untuk menghentikan pungutan liar, tetapi juga sebagai efek jera bagi pihak lain yang mencoba memanfaatkan keramaian Tanah Abang untuk mencari keuntungan dengan cara serupa.

Dengan pengawasan aparat yang kini diperketat, pemerintah daerah berharap praktik parkir liar tidak lagi menjadi beban tambahan bagi warga yang datang berbelanja di Tanah Abang.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer