Investasi Proyek Ekosistem Hidrogen Capai Rp32 Triliun
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat adanya 93 proyek inisiatif pengembangan ekosistem hidrogen dengan nilai investasi mencapai Rp32 triliun. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyampaikan hal ini dalam acara Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition 2026 yang diselenggarakan di Jakarta.
Proyek Signifikan di Berbagai Lokasi di Indonesia
Eniya mengungkapkan bahwa proyek-proyek tersebut tersebar di seluruh Indonesia, di mana arahannya sesuai dengan konsep dedieselisasi yang diinginkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Salah satu contohnya adalah proyek di Sumba yang diharapkan dapat beroperasi pada tahun 2028. Tak hanya itu, proyek di Pulau Rengit juga sudah berkolaborasi dengan PLN dalam program dedieselisasi.
Upaya pemerintah melalui proyek-proyek ini merupakan wujud nyata dari dukungan terhadap penggunaan energi terbarukan dan pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan di Indonesia.
Pemanfaatan Hidrogen untuk Meningkatkan Ketahanan Energi Indonesia
Penggunaan hidrogen tidak hanya akan menciptakan ekosistem energi yang lebih berkelanjutan, tetapi juga dapat meningkatkan ketahanan energi Indonesia secara keseluruhan. Eniya yakin bahwa dengan pemanfaatan hidrogen, Indonesia dapat mencapai posisi ketahanan energi yang lebih baik, dari nilai 7 menjadi 8 dari skala 10.
Lebih lanjut, kolaborasi antara pemerintah, BUMN, industri, lembaga riset, perguruan tinggi, dan mitra internasional menjadi kunci dalam pengembangan ekosistem hidrogen di Tanah Air. Hal ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju kemandirian energi Indonesia tanpa harus bergantung pada pasokan energi dari luar.
Dalam upaya mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) solar, pemerintah juga meluncurkan Pilot Bus Hidrogen Diesel Dual Fuel atau Bus H2 DDF. Program ini merupakan inovasi dalam transportasi publik yang ramah lingkungan dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi pengembangan kendaraan berbahan bakar hidrogen di masa depan.


