Saturday, September 5, 2026
HomeEkonomiPrediksi Anggaran Subsidi Energi Rp700 Triliun

Prediksi Anggaran Subsidi Energi Rp700 Triliun

- Advertisement -
- Advertisement -

Kenaikan Subsidi dan Kompensasi Energi Diprediksi Capai Rp700 Triliun

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menyebutkan bahwa konflik geopolitik yang tengah terjadi di berbagai negara telah memengaruhi harga energi secara global. Akibatnya, tekanan fiskal yang dialami Indonesia untuk membayar subsidi dan kompensasi energi diperkirakan akan semakin besar.

Yuliot menyatakan bahwa sebelumnya, anggaran subsidi dan kompensasi energi setiap tahunnya mencapai sekitar Rp400 triliun. Namun, dengan kondisi geopolitik saat ini yang menimbulkan ketidakpastian ketersediaan energi global, diperkirakan anggaran tersebut akan melonjak hingga mencapai Rp700 triliun.

Dampak Kenaikan Subsidi dan Kompensasi Energi

Kenaikan harga energi tidak hanya akan berdampak pada harga bahan bakar, tetapi juga akan mempengaruhi biaya produksi dan tingkat inflasi di Indonesia. Selain itu, negara akan dihadapkan pada kebutuhan anggaran tambahan untuk subsidi energi, termasuk untuk bahan bakar minyak, listrik, dan gas elpiji.

Yuliot menyebutkan bahwa kemungkinan adanya peningkatan sebesar Rp300 triliun dalam anggaran subsidi dan kompensasi energi juga akan berdampak pada defisit pembiayaan yang harus ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada tahun 2026.

Peran EBT Dalam Mengurangi Ketergantungan

Melihat kondisi tersebut, pemerintah Indonesia sedang mendorong pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebagai salah satu strategi untuk mengurangi ketergantungan negara terhadap energi fosil dan impor. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional di tengah gejolak harga energi global yang tidak menentu.

Source link: Okezone

Source link

Berita Terkait

Berita Populer